SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SISTEM/TEKNOLOGI INFORMASI
SAMPAI SAAT INI






Berubahnya Media Melalui Sejarah
Meskipun ada perubahan di dalam Media, dan perubahan di dalam masyarakat yang mengantarkannya, terkadang muncul secara radikal baru dan berbeda, media dan masyarakat selalu beradaptasi kepada yang lainnya.
Masyarakat Pra-Agrikultural
Sebelum masyarakat agrikultural berkembang, Kebanyakan orang hidup dalam kelompok-kelompok kecil seperti para pemburu hewan dan para pengambil tanaman. Kebudayaan ini bergantung pada pembicaraan untuk mentransmisikan ide-ide di antara diri mereka dan di antara keturunannya. Para dukun dan pencerita menyebarkan berita.
Masyarakat Agrikultural
Setelah masyarakat agrikultural berkembang, banyak pekerjaan ditemukan pada pertanian, atau mengambil sumber daya alam, seperti menambang, memancing, dan penebangan kayu. Masyarakat agrikultural lebih tertata dan lebih kompleks daripada masyarakat Pra-Agrikultural. Yaitu kebudayaan Sumeria, terletak di Iraq, yang telah memberikan perkembangan pada penulisan di tahun 3100 Sebelum Masehi. Cara penulisan Greco-Roman berkembang menjadi Alphabet yang saat ini kita gunakan.
Di awal peradaban literasi biasanya hanya digunakan oleh para pendeta dan kelas atas. Di beberapa kebudayaan, literasi sengaja dibatasi karena kelas yang mengatur ingin tetap membuat massa (masyarakat) tetap bodoh dan jauh dari ide-ide baru. Reproduksi percetakan begitu telaten. Pendeta Kristen menyalin buku dengan menggunakan tangan. Cina mengembangkan percetakan dengan sebuah mesin percetakan (press) terbuat kayu balok yang diukir, kertas dan tinta. Dengan begitu banyaknya penduduk yang buta huruf, kurir memiliki kemampuan pada mengingat pesan panjang berucap (oral) merupakan spesialis yang berharga waktu itu.
Masyarakat Industri
Meskipun awal dari Revolusi Industri sering ditanggalkan pada korespondensi dengan penemuan-penemuan Thomas Newcomen mesin uap di tahun 1712, sebuah pelopor industrialisme yang penting ditemukan di lapangan komunikasi yaitu : cetakan Bibel Jerman Gutenberg di tahun 1455. Johannes Gutenberg merupakan orang pertama yang menggunakan tipe benda logam yang bergerak -huruf-huruf yang tidak menyatu dan terpisah dari pelat halaman yang lengkap- yang bisa digunakan berulang-ulang dengan kombinasi yang berbeda. Nantinya, ribuan salinan identik dari yang tercetak bisa dicetak relatif murah. Salinan yang dicetak dari Bibel dan pekerjaan yang bersifat relijius lainnya, termasuk salinan bahasa asal dari macam-macam kebudayaan Eropa Barat, merupakan instumen dalam menyebarkan Reformasi Protestan pada abad ke-16, yang mengarah pada memacunya difusi literasi yang lebih jauh.
Produksi masal dan penyebaran literasi kepada kelas-kelas masyarakat yang baru membantu membuat sebuah permintaan untuk kertas-kertas berita yang sesekali dicetak yang nantinya berevolusi menjadi koran. Di tahun 1690 Benjamin Harris menerbitkan koran pertama di Amerika, Pubblick Occurences, Both Foreign and Domestick, meskipun otoritas Kolonial Britania dengan cepat menutupnya karena mencetak tanpa izin mereka. Empat belas tahun kemudian, John Campbell mencetak koran Amerika yang terus berjalan yaitu The Boston News-Letter.
Dalam beberapa hal, Revolusi Industri memperluas Metode Gutenberg menuju manufaktur bukan koran cetak saja, tapi semua barang-barang yang sebenarnya (nyata). Di tahun 1910 Amerika Serikat sudah menjadi masyarakat industrial : pegawai manufaktur menjadi lebih banyak dari para petani (agrikultur) untuk pertama kalinya.
Masyarakat Informasi
Hari ini, kita hidup di dalam masyarakat informasi – ekonomi kita utamanya tergantung pada produksi dan konsumsi informasi. Ketika Amerika Serikat masih dalam masyarakat pertanian, hanya sekitar 10 persen dari populasi memiliki pekerjaan sebagai Pekerja Informasi. Sejak media merefleksikan masyarakat yang memunculkan mereka, itu menjadi tidak mengejutkan bahwa alat yang dominan di dalam suatu masyarakat informasi adalah yang membantu membuat, menyimpan, dan memproses informasi yaitu : Komputer.
Evolusi media dalam masyarakat informasi bisa ditandai oleh poin-poin dimana macam-macam media pertama kali mengadopsi teknologi digital dan poin dimana mereka menjadi satu, end-to-end cane-canell produksi dan distribusi digital. Beberapa darin perubahan ini mendahului penemuan dari komputer personal di tahun 1975 dan lahirnya World Wide Web (WWW.) di tahun 1991.
Telefon. Bermula di tahun 1962 dengan peralatan digital tersimpan di dalam bersamaan dengan jaringan AT&T’s. Hari ini, percakapan telefon diubah ke dalam bentuk digital di dalam ponsel dan berjalan seperti data komputer melalui jaringan telefon. Garis Pelanggan Digital (DSL), membuat ponsel memiliki akses internet berkecepatan tinggi.
Media Cetak. Digitalisasi media cetak pertama kali berproduksi di akhir tahun 1960-an. Sekarang, hanya proses mencetak kata-kata dan gambar itu diubah dari kode komputer ke mencetak gambar secara analog. Ribuan koran dan majalah juga hadir secara elektronik di internet dan e-book seperti Amazon’s Kindler.
Film. Di Hollywood, pergerakan komputer dimulai dengan spesial efek untuk Star Wars di tahun 1974. Sekarang, kebanyakan editing film tersebar penggunaannya dilakukan pada komputer dan kamera digital 35-mm. Computer-generated mendatangi film bermula dengan film Toy Story di tahun 1995 menjadi hal yang biasa. Sistem suara di teater bioskop sudah digital, dan yang terbaru sitem Proyeksi Cahaya Digital (DLP) menggunakan teknologi digital untuk memproyeksikan gambar dengan baik. Avatar mendorong film digital ke dalam tiga dimensi. Di rumah, Blu-ray high-definition (HD) kaset video digital membuat semua video digital dari studio kepada konsumer.
Video Games. Video games dari awal sudah digital. Pertama kali dikembangkan pada komputer di tahun 1962 bergerak menjadi arcade dan konsol rumah di tahun 1971-1972, dan lalu menuju personal komputer dan handphone. Konsol video game terbaru menampilkan grafis dengan kualitas tinggi yang memungkinkan menjadi film interaktif.
Rekaman. Kaset CD rekaman (Compact Disc) pertama sampai di tangan konsumen di tahun 1982. Sekarang, portal online dari file MP3, iPod, dan berlangganan untuk membayar jasa musik di internet merevolusi distribusi musik yang sama bagusnya ketika didengar.
Kabel dan Televisi Satelit. Di tahun 1998, perusahaan kabel mengubah isinya ke dalam bentuk digital sebagai suatu cara untuk meningkatkan jumlah penawaran saluran (channel) pada sitem mereka. Kabel menjadi digital dalam bagian untuk menemui kompetisi Direct Broad-cast Satellite (DBS) yang memancarkan ratusan program digital secara langsung menuju piringan rumah (parabola) di tahun 1995. Sekarang banyak pelanggan TV kabel menikmati akses internet berkecepatan tinggi dan jasa telefon dengan baik.
Broadcasting (Siaran). Televisi High-Definition (HD), yang menggunakan format-format digital untuk mentransmisikan gambar yang lebih lebar dan lebih jelas, menggantikan televisi konvensional secara keseluruhan di tahun 2009. Generasi radio selanjutnya, digital audio broadcasting (dikenal dengan radio definisi tinggi / radio HD), tersiar di tahun 2004 untuk bersaing dengan jasa radio digital satelit dan menyiarkan (streaming) audio di internet. Sementara itu, perekam video digital seperti TiVo mengancam para penyiar dengan kemampuannya yaitu melewati iklan dan ditonton secara personal. Distribusi televisi internet seperti Hulu Service dibiyayai oleh NBC, menantang konsep dasar penyiaran (broadcasting) kepada masyarakat. Media menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita. Tentunya, pegawai koran, radio dan stasiun televisi, dan film dan studio rekaman sekarang dikelompokkan bersama dengan pegawai telekomunikasi dan programmer komputer sebagai bagian dari sektor informasi ekonomi (BLS,2004).


 stafsite gunadarma


 ilab gunadarma
studentsite gunadarma

Comments

Popular posts from this blog

AMD cop

AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI